lambang kesuburan

Si Jagur beratnya 3,5 ton dengan panjang 3,85 meter dan diameter laras 25 sentimeter. Dibawa oleh Belanda dari Malaka setelah Malaka direbut dari tangan Portugis tahun 1641. Berkaliber 24 pon dan ditempatkan di salah satu kubu kastil batavia.

Dari keterangan yang saya dapat dari informasi Museum:

Di atas meriam terlihat tulisan:
Ex me ipsa renata sum (Saya lahir dari diri sendiri) dan angka latin X + I + V = XVI, artinya 16 meriam berukuran lebih kecil dileburkan untuk menciptakan “Si Jagur” ini. Kemungkinan meriam ini dibuat oleh M.T. Bocarro di Macao (Cina) untuk benteng Portugis di Malaka. Meriam ini ditempatkan di halaman belakang Museum Sejarah Jakarta. (more…)